Skip to main content

Permasalahan Keluarga

 

Opini : 

COVID-19 adalah sebuah virus yang sedang mewabah didunia saat ini, termasuk di Indonesia. COVID-19 muncul pada bulan desember 2019 sampai saat ini. Yang antara lain gejalanya yaitu Demam, Batuk Kering, Sesak Nafas. Contoh kasusnya yaitu tentang penyebaran COVID di satu keluarga, yang pertama terinfeksi adalah sang Ayah, lalu menular ke Ibunya dan menular ke neneknya. Yang kronologisnya yaitu:

1. Semua bermula saat ayah tunjukkan gejala
2. Menular ke anggota yang lain
3. Ayah dan Ibu meninggal selang 30 menit


Solusi : 

1. Mulailah mengikuti segala anjuran kebijakan pemerintah dalam mencegah meluasnya wabah Covid-19 yaitu untuk selalu menjaga jarak ( Physical Distancing ).

2. Hal terpenting yang perlu kita tingkatkan adalah rasa peduli, berbagi dan toleransi antar sesama.

3. Stop Diskiriminasi korban covid-19, baik itu pasien positif, PDP, ODP maupun tim medis yang melakukan perawatan pasien covid.

4. Sampaikanlah informasi yang memang benar dari sumber yang terpercaya, sehingga masyarakat tidak perlu merasakan panik dan takut berlebihan.

5. Tetap selalu waspada terhadap tindak kriminalitias yang meningkat akibat pandemi ini.



Link Artikel : https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/17/150600965/viral-kisah-satu-keluarga-yang-terpapar-covid-19-ayah-dan-ibu-meninggal?page=all

Comments

Popular posts from this blog

Analisis dari masalah yang terjadi dengan Agama dan Masyarakat

 Polisi ini marahi ketua FPI Sragen yang ingin sweeping Atribut natal di swalayan Mitra Sragen Analisis Video berdurasi 6 menit itu menjelaskan bahwa aksi itu dilakukan karena FPI hanya ingin memastikan bahwa di dalam tempat itu tidak ada orang yang beragama islam memakai atribut Nasrani. Aksi itu dihadang oleh para aparat yang menerima laporan terkait aksi tersebut. Ketua FPI sragen itu mengucapkan kata ( kita hanya memastikan bahwa saudara saya tidak memakai atribut tersebut ). Solusi Menurut saya kita ini NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia ), jadi kita tidak mungkin untuk memaksakan kehendak orang lain, dan tentunya kita harus menghormati satu sama lain, karena Indonesia menganut berbagai macam agama dan tentunya tidak hanya satu atau dua macam agama saja, tetapi memang mayoritas agama di Indonesia adalah agama islam, tetapi kita tidak boleh melakukan aksi tersebut. Link video tersebut : https://www.youtube.com/watch?v=EEu8ZHPBDcY Link Blog : https://muhammadzuhdigunadarm...

Rangkuman Ilmu Sosial Dasar ( Pertentangan Sosial & Integrasi Sosial )

 Rangkuman Pertentangan Sosial Konflik kerap hadir di kehidupan sehari-hari kita, entah antar perorangan, anggota keluarga maupun masyarakat. Istilah “konflik” secara etimologis berasal dari bahasa Latin “con” yang berarti bersama dan “fligere” yang berarti benturan atau tabrakan. Konflik artinya percekcokan, perselisihan dan pertentangan. Sedangkan konflik sosial yaitu pertentangan antar anggota atau masyarakat yang bersifat menyeluruh di kehidupan. Konflik yaitu proses pencapaian tujuan dengan cara melemahkan pihak lawan, tanpa memperhatikan norma dan nilai yang berlaku. Pengertian konflik menurut para ahli :  Stoner : konflik organisasi adalah mencakup ketidaksepakatan soal alokasi sumber daya yang langka atau perselisihan soal tujuan, status, nilai, persepsi, atau kepribadian. Daniel Webster : mendefinisikan konflik sebagai persaingan atau pertentangan antara pihak-pihak yang tidak cocok satu sama lain dan keadaan atau perilaku yang bertentangan (Pickering, 2001). Penyebab...

Kesamaan Derajat

  Opini :  Sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap pembinaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP menilai penting untuk menyelenggarakan Hari Ibu yang mendorong kaum wanita untuk terlibat di dalam proses pembangunan. Peringatan Hari Ibu di Indonesia diselenggarakan setiap 22 Desember. Penetapan 22 Desember sebagai Hari Ibu merujuk pada pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia I yang digelar pada 22-25 Desember 1928, atau selang beberapa pekan usai Kongres Pemuda II yang menghasilkan Sumpah Pemuda. Dukungan kepada kaum wanita ini selaras dengan Sila Kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Sila ini mengakui persamaan derajat, kesetaraan hak dan kwajiban asasi setiap manusia tanpa membedakan jenis kelamin, suku, keturunan, agama, kepercayaan, warna kulit, dan status sosial. Solusi :  1.) Bersikap dan bertindak bijak terhadap kelebihan dan kekurangan orang lain. 2.) Bersikap dan be...